ads

Slider[Style1]


ads

Berita

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Vaksin Haram?


Oleh: Fatya A P (Mahasiswi Kedokteran Universitas Sriwijaya)
Akhir-akhir ini tengah marak persoalan vaksin yang beredar di pasaran. Vaksin yang di keluarkan oleh Kemenkes di tengarai belum memiliki sertifikat halal.
Hal tersebut membuat bingung masyarakat. Halal adalah standar umum bagi seorang muslim untuk melihat apakah aman atau tidak. Dalam artian, vaksin tidak mengandung zat yang diharamkan dalam Al-quran.
Ketua I PP IDAI, dr. Piprim Basarah Yanuarso menyebut status virus Rubella di Indonesia masuk kondisi darurat. Piprim menjelaskan, darurat yang dimaksud bukan berarti penderita Rubella tidak divaksin akan mati. Namun kedaruratan ini untuk mencegah lahirnya bayi-bayi cacat yang bisa menjadi beban negara dan keluarga.
Piprim pun menegaskan vaksin sangat penting bagi manusia. Tidak hanya untuk bayi namun juga anak-anak, dewasa, dan lansia. dikarenakan Vaksin merupakan satu-satunya cara meningkatkan kekebalan spesifik manusia.
Vaksin merupakan suatu zat yang berisi virus atau bakteri yang dilemahkan. Vaksinasi adalah pengobatan. Berobat adalah mandub, bukan wajib. Dalilnya adalah sebagai berikut:
Imam Ahmad telah meriwayatkan dari Anas, ia berkata: Rasulullah saw bersabda:
«إِنَّ اللَّهَ حَيْثُ خَلَقَ الدَّاءَ، خَلَقَ الدَّوَاءَ، فَتَدَاوَوْا»
Sesungguhnya Allah ketika menciptakan penyakit, Allah ciptakan obatnya, maka berobatlah Hadits tersebut menjelaskan bahwa setiap penyakit terdapat obat yang dapat menyembuhkannya. Atas izin Allah dengan segala usaha untuk berobat, pasti penyakit tersebut akan sembuh. Hadits tersebut disampaikan dalam redaksi perintah. Perintah dalam arti tuntutan dan tidak memberikan pengertian  wajib.
Selain itu, vaksin yang dibuat oleh luar belum tentu memiliki standar halal haram. Pemerintah belum menjamin hal ini, dan berdalih bahwa keadaan saat ini sangat darurat, maka di perbolehkan melakukan vaksinasi. Darurat secara bahasa bermakna keperluan yang sangat mendesak atau teramat dibutuhkan. Yang dimaksud darurat dalam kaidah ini adalah seseorang apabila tidak melakukan hal tersebut maka ia akan binasa atau hampir binasa. Contohnya, kebutuhan makan demi kelangsungan hidup di saat ia sangat kelaparan.
Vaksin memang salah satu upaya pencegahan suatu penyakit, tetapi bukan berarti setiap orang wajib melakukannya. Apalagi standar halal dan haram tidak lagi menjadi pedoman utama. Hal ini menimbulkan polemik sendiri dalam diri masyarakat.
Vaksin yang bertujuan sebagai pencegahan terhadap suatu penyakit dibenturkan kepada hal yang dilarang oleh agama. Lantas, pemerintah tetap menyuarakan vaksinasi di tengah-tengah masyarakat, tetapi belum ada kepastian dengan sertifikat halal haram vaksin.
Pasalnya, pemerintah dalam hal ini negara bertanggung jawab untuk memberikan layanan kesehatan memadai. Dalam sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dari Abdullah bin Umar berkata
«الإِمَامُ رَاعٍ وَهُوَ وَمَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ»
Imam adalah pemelihara dan dia bertanggungjawab atas pemeliharaannya (HR al-Bukhari dari Abdullah bin Umar)
Ini adalah nas yang bersifat umum tentang tanggung jawab negara atas kesehatan dan pengobatan, karena merupakan bagian dari pemeliharaan yang wajib bagi negara. Inilah bukti bahwa pemerintah belum memberikan layanan kesehatan yang memadai.
Di samping itu, tidak semua masyarakat paham tentang hal tersebut, mereka menerima apa yang katakan oleh pemerintah tanpa adanya proses berpikir. Tak beda jauh, ada pula masyarakat yang paham tetapi tetap menerima di karena kan belum paham akan hakikat vaksin itu sendiri.
Oleh karena itu, rakyat membutuhkan negara yang memberikan layanan kesehatan memadai yang mengerti akan aturan Islam dan menjamin kesehatan terjangkau ke seluruh masyarakat.

Manfaat Rimbang / Tekokak


Khasiat Buah Yang Satu Ini

Buah Rimbang atau terkadang di sebut juga dengan buah tekokak ini mempunyai nama daerah yang berbeda diantara beberapa nama itu yaitu cepokak.

Manfaat buah rimbang/tekokak/cepokak untuk kesehatan:

1. Buat lancar Peredaran Darah
Langkahnya, ambil buahnya beberapa 30 gr, dan daun dewa 20 gr, lalu di bersihkan dulu, dan rebus dengan air 600 cc, dan air rebusannya hingga tersisa 300 cc, lalu di saring lalu di minum, lakukan lewat langkah teratur keseharian dan teratur.

2. Obat Wasir atau Menyembuhkan Ambeien
Langkahnya, ambil buahnya beberapa 30 gr, berikanlah juga daun dewa 30 gr, dan 10 gr temu hitam, sebagian bahan yang tadi di rebus dengan air 600 cc, sampai mendidih hingga airnya tersisa 300 cc, dan minum airnya hangat-hangat, jangan pernah lupa lebih dahulu di minum di saring dulu. Lakukan lewat cara teratur dan teratur.

3. Menyembuhkan Mata Minus
Karena memiliki kandungan vitamin A yang cukup tinggi. Langkahnya cukup dengan teratur konsumsi buahnya baik di makan mentah atau di proses jadi sayuran.

4. Obat Tulang Keropos
Langkahnya, ambillah buahnya yang tetap masih fresh 100 gr, lalu berikanlah kacang kedelai 100 gr, dan berikanlah tahu seadanya saja, memasaknya ditumis, dapatkah atau di buat sayur kuah bisa pula itu bergantung selera anda saja yang akan mengonsumsinya.

5. Menyembuhkan Asam Urat Tinggi
Langkahnya, ambil buah takokak muda yang tetap masih fresh 100 gr, dan berikanlah 100 gr nanas, lalu berikanlah udang rebon kecil, senantiasa di masak sama saja dengan selera anda, untuk di makan dengan dengan teratur.

6. Pembengkakan atau Menetralkan Toksin Pada Tubuh
Langkahnya, ambil 30 gr buahnya, 20 gr daun dewa, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc lantas disaring, diminum airnya dengan teratur 2 kali sehari.

7. Anti Oksidan
Sumber lain juga menyampaikan, buah ini bisa bertindak sebagai anti-oksidan. Beberapa zat kimia yang dikandunganya bisa dibuktikan dapat buat perlindungan jaringan tubuh dari efek negatif radikal bebas.

8. Manfaat Lain dari buah rimbang/tekokak/cepokak berguna untuk menyembuhkan sakit lambung, sakit gigi, katarak, tidak datang haid, radang payudara, panas dalam, pembengkakan, bisul, koreng, jantung berdebar-debar.
Langkahnya, ambillah buah mudanya seadanya, lalu 100 gr nanas, udang, rebon kecil, di buat tumisan sama juga dengan selera, lalu dikonsumsi. Lakukan secara teratur.

Peringatan:
Pergunakanlah takokak ini seadanya, jangan sampai sekian begitu terlalu berlebih, karena memiliki resikonya, apabila anda menggunakannya demikian begitu terlalu berlebih sampai dosisnya sekian begitu terlalu berlebih dapat menyebabkan keracunan. Dan pada orang yang kecendrungan glaucoma tidak dapat untuk meminum ramuan dari buah ini.

Zaitun, Pohonnya Diberkahi, Minyaknya Penuh Arti


Tanaman Zaitun banyak tumbuh di kawasan Mediterania, seperti Jazirah Arab, Italia, Spanyol, Yunani, dan sekitarnya. Ia juga tumbuh di beberapa bagian Benua Afrika, di China, bahkan kini orang Indonesia banyak yang mencoba menanamnya.
Buah zaitun muda bisa dikonsumsi langsung sebagai buah segar. Sedang buah tuanya diambil minyaknya dengan cara diperas. Di Indonesia, minyak zaitun lebih dikenal karena jauh lebih mudah di peroleh di pasaran daripada buahnya.
Sejak zaman dahulu kala, buah dan minyak zaitun sudah dikenal dan diambil manfaatnya di sejumlah peradaban. Bapak ilmu kedokteran, Hippocrates, mengatakan bahwa zaitun memiliki nilai terapi yang tinggi bagi kesehatan. Dalam tradisi Islam, zaitun juga sangat dikenal. Bahkan dalam al-Qur’an terdapat beberapa ayat yang menyebutnya.
“Allah cahaya langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca, (dan) kaca itu seakan-akan bintang yang bercahaya seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, yakni pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur dan tidak pula di sebelah baratnya, yang minyaknya hampir-hampir menerangi walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya, berlapis-lapis. Allah membimbing kepada cahayaNya siapa yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha mengetahui segala sesuatu.” (an-Nuur: 35),
“Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan. Maka kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.” (al-An’am: 99),
“Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, kurma, anggur, dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (an-Nahl: 11).
Oleh karena itu, dalam tradisi pengobatan cara Nabi (tibbun nabawi), minyak zaitun sering kali digunakan. Sebagaimana Allah ta’ala firmankan dalam al-Qur’an surat an-Nuur: 35, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam pun bersabda bahwa zaitun adalah tanaman yang diberkahi, dan beliau menganjurkan umatnya untuk menggunakannya.
“Minumlah minyak zaitun dan berminyaklah dengannya, kerana sesungguhnya ia adalah dari pohon yang diberkahi.” (Hr. Baihaqi dan Ibnu Majah).
Penelitian ilmiah modern membuktikan bahwa minyak zaitun baik untuk menunjang kesehatan manusia. Dilansir Deherba.com, ahli Biokimia Pangan dan Gizi Universitas Negeri Jakarta, Dr. Ir. Alsuhendra, Msci, mengatakan bahwa minyak zaitun banyak digunakan dalam dunia kesehatan karena kandungan asam lemak tak jenuhnya yang tinggi, khususnya asam lemak tak jenuh dengan ikatan rangkap tunggal yang di dalamnya terdapat asam oleat (Omega 9) dan asam linoleat (Omega 6) dengan kadar 65-85%.
Minyakzaitun.org menyebutkan bahwa minyak zaitun memiliki ragam kandungan alami sebagai berikut:
– Virgin oil
– Vitamin A, C, D, E, dan K
– Asam lemak tak jenuh
– Asam lemak jenuh yang baik, seperti asam miristat, asam arachidat, asam stearat, asam palmitat, dan lignoserat dengan kadar kecil.
– Mono unsaturated fat, asam oleat, polifenol, asam lemak esesensial, potasium, zat besi, dan kalsium.
– Fenol, yang didalamnya mengandung unsur flavonoid yang memiliki peranan aktif sebagai antioksidan yang sangat kuat serta membantu dalam menghambat proses oksidasi dari LDL (kolesterol jahat).
Dengan berbagai kandungan alami tersebut, minyak zaitun memiliki berbagai khasiat dalam kesehatan dan kecantikan. Berikut ini di antaranya:
1. Mengurangi kolesterol berbahaya,
2. Mengurangi resiko terjadinya penyumbatan (trombosis) dan penebalan pembuluh darah ( arterioklerosis),
3. Membantu mengurangi penggunaan obat-obatan penurun tekanan darah tinggi,
4. Mencegah dan mengurangi serangan kanker,
5. Meningkatkan kualitas ASI,
6. Melembabkan kulit secara alami,
7. Mencegah penuaan dini,
8. Menghilangkan bekas jerawat,
9. Melindungi sel dari kerusakan,
10. Meningkatkan fungsi otak (kognitif dan memori),
11. Mengontrol tekanan darah,
12. Mencegah stroke,
13. Sebagai lotion rambut alami,
14. Menyuburkan rambut,
15. Sebagai minyak urut, dll.
Islam mengajarkan bahwa apa saja yang berlebihan itu tidak baik. Demikian juga dalam mengonsumsi minyak zaitun. Konsumsi yang bijak adalah yang sesuai kebutuhan. Dan sebagaimana dicatat Tanamanobat.com, penggunaan minyak zaitun harus memerhatikan kondisi-kondisi khusus seperti di bawah ini:
1. Hamil dan Menyusui
Belum terdapat informasi yang bisa menjadi acuan tentang bagaimana keamanan produk minyak zaitun untuk ibu hamil ataupun menyusui. Jangan pakai minyak zaitun dalam jumlah yang lebih banyak dari pada jumlah yang umum/biasa ditemukan dalam sebuah makanan.
2. Diabetes
Minyak zaitun mampu menurunkan zat gula darah, sehingga bagi penderita diabetes perlu memeriksa gula darah pada saat memakai minyak zaitun ini.
3. Operasi Bedah
Minyak zaitun bisa memengaruhi gula darah, sehingga pemakaian minyak zaitun akan memengaruhi kontrol gula darah selama proses operasi. Berhentilah mengonsumsi minyak zaitun pada 2 minggu sebelum operasi.
Di Indonesia, minyak zaitun yang beredar di pasaran ada tiga jenis, extra virgin olive oil, virgin olive oil, dan olive oil (sulingan).
Deherba.com menjelaskan, minyak zaitun extra virgin merupakan jenis minyak zaitun yang paling murni karena merupakan hasil ekstraksi pertama dari buah Zaitun. Warna minyak ini biasanya kehijauan dan memiliki rasa dan aroma yang lebih tajam. Ia tidak bagus untuk menumis atau menggoreng karena kadar minyaknya yang rendah. Sehingga lebih baik diminum langsung atau digunakan sebagai campuran makanan seperti salad atau sayuran yang direbus.
Sedangkan virgin olive oil (minyak zaitun murni) berwarna hijau kekuningan dan merupakan hasil dari proses lanjutan minyak zaitun ekstra virgin. Ia bisa digunakan sebagai campuran masakan dan untuk menumis.
Dan ketiga, yakni minyak zaitun sulingan, adalah jenis minyak zaitun yang mengalami proses penyulingan lanjutan. Warnanya kekuningan dan cocok digunakan untuk menumis.
Minyak zaitun tidak dapat digunakan untuk menggoreng karena sifatnya yang tidak tahan panas tinggi. Jika dipakai untuk menggoreng, asam lemak tak jenuhnya justru lebih mudah membentuk akrilamida, radikal bebas, dan lemak trans yang berbahaya.
Perlu diketahui juga bahwa cahaya dapat merusak kandungan minyak zaitun. Maka penyimpanan yang tepat adalah di tempat yang sejuk dan gelap. Wallahu a’lam.
⇧
Top